Jurnalis: Mudawali

NusantaraBersatuNews.Com, Kota Langsa Aceh- Gempa berkekuatan 9,2 skala richter disusul tsunami yang terjadi di Samudera Hindia pada 26 Desember 2004 meluluhlantakkan sebagian Provinsi Aceh. Kini Sejarah musibah itu sudah mencapai 17 Tahun .

Untuk Mengenang Bencana Alam tersebut masyarakat Gampong Sukajadi Kebun Ireng menggelar Zikir dan Do’a Bersama, bertempat di Masjid Al-Mukhlisin Gampong Sukajadi kebun ireng Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa Provinsi Aceh, Sabtu malam (25/12/2021).

Geuchik Sukajadi Edi Putra, A.Ma dalam sambutannya mengajak warga masyarakat bersatu padu meningkatkan jiwa gotong royong dan selalu menjaga gampong dari perbutan yang tidak baik, untuk menuju gampong yang Aman Damai dan Sejahtera dengan Ridha Allah SWT.

Pimpinam Dayah HUDA Tengku Mudawali Tasman, dalam Tausiyahnya menyampaikan bahwa terjadinya bencana Tsunami Pada Tanggal 26 Desember Tahun 2004 merupakan akibat dari perbuatan manusia itu sendiri, yang jauh dari ridha Allah SWT.Surat Ar-Rum Ayat 41ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَArtinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Musibah tersebut sekarang sudah mencapai 17 Tahun, dan pada malam ini kita berzikir dan berdo’a sebagai bukti renungan atas musibah tersebut. Dengan harapan tidak terjadi lagi bencana di masa yang akan datang.

Zikir dan Do’a ini di laksanakan bertujuan untuk menolak bala, dan mengajak masyarakat selalu dalam menuntut ilmu dan selalu dalam majelis ta’lim, karena dengan ilmu kita bisa menyempurnakan ibadah dan bisa membedakan mana yang hak dan yang bathil, Sehingga Gampong terhindar dari Kemungkaran dan kemaksiatan.Dengan Iman Hidup akan terarah, dengan ilmu hidup akan menjadi mudah dan dengan seni hidup akan menjadi indah, ” Ujar Tgk Muda.

Sambunya, Semua musibah dan kesusahan yang menimpa kita adalah karena dosa dan maksiat yang kita lakukan.Allah  berfirman :وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (Asy Syura: 30).

Oleh karenanya kita tuntut agar memperbanyak bertaubat dan beristighfar agar dosa kita dihapus oleh Allah dan Allah tidak menurunkan kepada kita bala’ dan musibah”,tutup Tgk. Mudawali.Seluruh jama’ah yang hadir larut dalam zikir dan do’a. Dan khusyuk mengikuti kegiatan tersebut.

Momen foto pimpinam dayah Huda bersama seusai zikir dan doa bersama

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Dayah Huda (Hidayatul Ulum Diniyyah Assunnah) Tgk. Mudawali Tasman, Nasyid Khalisul Fata Kota Langsa, Ketua Ikatan Qori Qoriah dan Hafidz Hafidzah (IPQAH) Kota Langsa Syahrul MTA,S.Sos.I, ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC GRANAT) Kota Langsa Islamsyah MTA, ST , Geuchik Gampong Sukajadi Kebun Ireng, Ketua Tuha Peut, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, para perangkat gampong, para anggota tuha peut, masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.