Jurnalis: Anwar

NusantaraBersatuNews.Com, Banda Aceh – Sekretaris DPD Bapera Provinsi Aceh Abd Hadi Abidin, S.H, yang sering di Sapa Adi Maros Memberikan Apresiasi langkah yang diambil Polda Aceh terkait penghentian penyelidikan kasus Tgk Ni, keputusan tersebut sudah sangat tepat untuk menjaga stabilitas Keamanan Politik di aceh.

Kami bapera Aceh menyambut baik atas peberhentian kasus tersebut karena ini menyangkut politik dan keamanan, Pemerintah pusat harus arief dan bijaksana”, Ungkapnya kepada wartawan via telpon, Kamis ,(30/12/21)

Menurutnya Polisi tidak boleh cepat ambil keputusan karena ini menyangkut hak2 dalam perjanjian MOU helsinkiApapun itu tgk Ni bekas pejuang Aceh pada saat itu yang sudah kembali ke pangkuan NKRI dengan ada nya damai Helsinki.

Saya atas Nama Bapera Aceh memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S. H., M. M, dan jajarannya, Aceh harus tetap damai tentram dalam bingkai kesatuan RI, Mudahan-mudahan hak yang di janjikan pemerintah pusat dalam MOU Helsinki dapat terealisasi.

Di samping itu Sekretaris Bapera Provinsi Aceh juga menjelaskan butir butir MOU Helsinki

1. Bahwa sesuai MOU Helsinki perdamaian Aceh adalah salah satu amanah yang harus kita pertahankan demi kemajuan masyarakat Aceh.

2. Permasalahan kontroversi masalah bendera dan lambang Aceh akan dicarikan solusi secara bersama-sama antara pemerintah Aceh dan pemerintah pusat.

3. Bahwa sampai saat ini status bendera Aceh masih dalam ranah politik dan bersatu Quo, sehingga belum dapat dibawa ke ranah hukum.

4. Qanun Aceh nomor 3 tahun 2013 tentang bendera dan lambang masih tercatat dalam lembar daerah Aceh sehingga menurut pendapat kami masih sah secara hukum.

5. Juga siap membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Wilayah Aceh.”,Tutup Sekretaris Bapera Provinsi Aceh.(NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.