Jurnalis : Wiwin Hendra

NusantaraBersatuNews.Com, Aceh Timur- Banjir yang melanda kawasan Aceh Timur belakangan ini membuat roda perekonomian Masyarakat yang terdampak banjir nyaris lumpuh total.Sebagai bentuk peduli dan empati terhadap korban banjir, Dansubdenpom IM/1-2 Langsa beserta Ketua ranting Persit KCK Subdenpom IM/1-2 Langsa Ny. Rini Muhadar, beserta rombongan datang berkunjung ke Gampong Tanah Rata Kecamatan Pereulak Kabupaten Aceh Timur, Jum’at, 07-01-2021.

Kunjungan Dansubdenpom IM/1-2 Langsa beserta rombongan selain menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Gampong Tanah Rata Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, juga memberi motivasi dan semangat kepada masyarakat agar jangan berlarut dalam kesedihan karena musibah kebanjiran ini.

Dalam pantauan Media ini Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Dansubdenpom IM/1-2 Langsa Lettu Cpm Muhadar dan Ketua ranting Persit KCK Subdenpom IM/1-2 Langsa Ny. Rini Muhadar, sebagai perwakilan ibu Persit Subdenpom IM/1-2 Langsa dan Personel Subdenpom IM/1-2 Langsa yang diterima langsung oleh Keuchik Gampong Tanah Rata Khaidir Umar serta didampingi aparat kampung dan warga sekitar.

Dalam pelaksana penyerahan bantuan ikut juga Babinsa Gampong Tanah Rata Serka Yusmanto dan Bhabinkamtibmas Gampong Tanah Rata Brigadir Syukron.

Saat di koonfirmasi oleh Media ini Dansubdenpom IM/1-2 Langsa Lettu Cpm Muhadar mengatakan semoga sumbangan yang diberikan kepada Posko Pengungsi di Gampong Tanah Rata berupa sembako seperti Beras, gula, minyak, Mie Instan, Telur dan kebutuhan pokok lainnya, dapat bermanfaat bagi saudara saudara kita yang saat ini sedang tertimpah musibah banjir, ucapnya.

Semoga air cepat surut, warga juga bisa kembali beraktifitas seperti biasanya, dan harapan dari kami dengan adanya sedikit bantuan sembako dimasa panik ini bisa meringankan beban warga atas bencana yang sedang kita alami sekarang ini.

“Seperti kita ketahui wilayah sebagian Aceh Utara dan timur paling parah di Landa banjir”Dan menurut informasi, banjir yang melanda di kabupaten Aceh timur ada tujuh kecamatan membuat 6.003 rumah terendam dan Sebanyak 2.751 warga juga harus tinggal sementara di pengungsian ,”Pungkasnya.(NB)

Share

By Admin