Jurnalis: NS

NusantaraBersatuNews.Com, Aceh Timur-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Aceh Timur Drs.Faisal, M.AP. mengatakan, banyak keluhan mengenai nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak aktif atau ditemukan.

Hal ini ada terjadi saat pendaftaran awal pembuatan NPWP online atau layanan publik.”Warga biasanya saat membuat mengurus hal baru seperti pendaftaran baru pembuatan NPWP yang paling banyak itu NIK ini sekarang,”kata Drs. Faisal,M.AP, saat di kantor Disdukcapil Aceh Timur, pukul 14.20.WIB, (17Januari 2022),tadi siang.Tadi siang, Senin,(17/1/2022) Warga Birem Bayeun Alfisyahrin (29) berkoordinasi Via WhatsApp.

Dia mengalami NIK-nya tidak ditemukan dalam layanan publik dapat berkoordinasi langsung ke Disdukcapil. Masyarakat dapat menyiapkan 16 digit NIK, nama lengkap, nomor Kartu Keluarga, nomor telepon, dan alamat email.Untuk itu, Warga Aceh Timur tidak perlu merasa panik.

Kami Dinas Dukcapil dapat segera menyampaikan permasalahan ke Administrator Database (ADB) Kependudukan agar cepat ditangani.

“Hal ini tidak sulit dan kita proses secepatnya dan banyak sulusinya, ada staf khusus yang menanganinya, nanti kita langsung proses dengan cepat ke Admin DB pusat,”kata Kadis Dukcapil.

Nanti, terkoneksi langsung disistem layanannya di Kantor pajak atau publik lainya sudah langsung terakses ke data center dukcapil.

Dengan demikian, data yang dimasukkan pendaftar sama dengan data di dukcapil.”Untuk pendaftaran NPWP nya kelihatan di layar monitot bertulis berwarna biru dukcapil, artinya sama dengan data dukcapil karena langsung akses ke data center dukcapil,” kata Faisal.

Sementara itu, Warga Birem Bayeun Alfisyahrin menyebut kesulitas sebelumnya saat akses mendaftar online tidak bertuliskan tidak terbaca data NIK alias tidak dapat akses.

“Alhamdulillah, Ya panik, tapi setelah berkoordinasi hanya butuh waktu 20 menit semua sukses, Makasih Dukcapil Aceh Timur kerjanya cepat, Bereh,” kata Alfi.(NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.