Jurnalis : Duma Bintang

NusantaraBersatuNews.Com, Aceh Tamiang-Datok Penghulu (Kepala Desa) bersama Pemuka masyarakat Kampung Perkebunan Sungai Iyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang melakukan audensi ke Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Tengku Malik Mahmud Al Haythar pada jum,at (21/1/2022) di Banda Aceh,”ungkapnya saat ditemui para Wartawan dikantornya. Kamis (27/01/2022).

Lebih lanjut, Ramlan Datok Penghulu Kampung Perkebunan Sungai Iyu mengatakan, kehadiran kami, turut dihadiri oleh staf khusus Wali Nanggroe, Kamaruddin Abubakar atau yang lebih dikenal dengan sapaan Abu Razak membawahi bidang politik , Teuku Kamaruzzaman Bidang Hukum, Dr H.Rustam Effendi.SE Econ bidang ekonomi, keuangan dan infrastruktur, Dr H.Sayuthi.M Ag Majelis Tuha Peuet Wali Nanggroe. Turut hadirMajelis Tinggi Tuha lapan Wali Nanggroe perwakilan Aceh Tamiang T. Khairuddin, T. Bakri dan Kepala Mukim Tgk Tinggi, M. Yusuf,”terangnya.

“Agenda pertemuan tersebut, diantaranya mohon perlindungan dan penyelesaian masalah HGU PT. Rapala dengan masyarakat Kampung Perkebunan Sungai Iyu yang selama ini seringkali dikriminilisasi oleh pihak Perusahaan.

Sementara itu Datok Penghulu yang berbicara atas nama masyarakat menambahkan, pernah ada tawaran atau opsi dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, yaitu masyarakat direlokasi keluar Desa, artinya bahasa tersebut kami anggap pengusiran secara tidak langsung dan itu kami menolaknya,”tegasnya.

“Hingga saat ini Pemerintah kabupaten Aceh Tamiang belum mampu untuk melakukan penyelesaian konplik yang sudah berlangsung sekitar delapan tahun.

Datok Penghulu juga menambahkan, akhir dari audiensi kami pada pihak wali Nanggroe dan stafnya, yaitu memberi sebuah keputusan akan membentuk tim khusus untuk meninjau langsung ketempat objek sengketa dilahan Hakim Guna Usaha (HGU) PT. Rapala Kampung Perkebunan Sungai Iyu,”ungkapnya.(NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.