Jurnalis: Umar Hakim

NusantaraBersatuNews.Com, Banda Aceh – Puluhan buruh yang bergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMSI) dan Aliansi Buruh Aceh (ABA) melakukan aksi unjuk rasa kepada Pemerintah untuk membatalkan Peraturan Menteri (Permen) Ketenagakerjaan (Naker) RI Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).Mereka menyuarakan desakan terhadap Permen Naker tersebut di depan Gedung DPR Aceh, Rabu (23/2/2022).

Sebelumnya mereka juga sempat melakukan aksi unjuk rasa di tugu Simpang Lima Kota Banda Aceh. Buruh secara bergantian melakukan orasi untuk menuntut Pemerintah dalam hal Menteri Ketenagakerjaan  “Hapuskan. Jangan tindaskan Kami (buruh),” tegas Novi, mewakili buruh perempuan.

Sementara perwakilan buruh lainnya dalam kesempatan itu mendesak Presiden RI untuk mencopot Menaker Ida Fauziah yang dinilai telah mencederai nasib kaum tenaga kerja di Indonesia. “Bapak Dewan (DPRA) berharap agar dapat membantu rakyat. Tolong ingat amanah yang telah kami titipkan. Apa gunanya Otonomi khusus kalau itu tidak mampu dilakukan?”tegasya, mempertanyakan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Aceh, Habibi, menyebutkan Permen Naker itu dianggap telalu pahit untuk para buruh. “Kali ini dikejutkan dengan Permen baru yang pahit, kita semua para pekerja dapat mencairkan tabungan sosial yakni jaminan hari tua (JHT), jika memasuki usia 56 tahun,” kata Habibi kepada awak media.

Menurut Habibi, ketika pekerja di pemutusan hubungan kerja (PHK) umur 25 atau 30 tahun, kenapa harus menunggu sampai 56 tahun. Permen baru ini sangat merugikan pekerja buruh. “Saat ekonomi sulit, PHK dimana mana, serta pandemi Covid-19 belum berakhir tapi uang tabungan buruh tidak bisa diambil,” ujarnya.

Padahal, sambungnya, Permennaker nomor 19 tahun 2015 mengatur satu bulan setelahnya dapat dicairkan. Sedangkan untuk aturan yang sekarang tidak bisa. “Aturan sekarang tidak bisa mengambil untuk memanfaatkan buka usaha atau kelangsungan hidup. Hanya bisa dilihat di aplikasi,” tutupnya.(NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.