Jurnalis: Umar Hakim

NusantaraBersatuNews.Com, Banda Aceh – Polemik terkait Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 05 tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala menuai pro dan kontra di masyarakat.

Dimana isi SE tersebut, terdapat sejumlah  pedoman penggunaan pengeras suara, seperti pemasangan pengeras suara dipisahkan antara pengeras suara yang difungsikan ke luar dengan pengeras suara ke dalam Masjid/Musala.

Hal ini sangat-sangat membuat gaduh dan membuat hancur hati masyarakat yang beragama Islam bahkan juga masyarakat yang beragama nonmuslim yang memiliki jiwa toleransi yang besar.

Ditambah lagi kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Iqbal mendukung Surat Edaran Menteri Agama itu.Hal ini menuai kritikan dari berbagai elemen masyarakat terutama umat Islam sendiri.

Lukman Hakim seorang Mahasiswa UIN Ar-Araniry prodi Komunikasi Penyiaran Islam menyebutkan kajian dan langkah kebijakan yang dilakukan Menteri Agama sangat jauh dari akal sehat. “Apa lagi bahasa Yaqut Cholil itu mengibaratkan Azan dengan suara Anjing, ini jelas logika konyol yang dia pakai,” ungkap Lukman kepada media, Minggu,(27/02/2022).

Selain itu menurut Lukman, teknologi pengeras suara yang digunakan di Masjid atau Musala yang menjadi pengingat serta pengajak masyarakat muslim untuk bergerak ke masjid untuk menunaikan ibadah.

“Tetapi mengapa hal ini dijadikan sebagai amatan untuk mengurangi kebisingan?, Apakah suara azan yang hanya di kumandangankan 5 waktu dalam sehari menimbulkan kebisingan?,” tanya Lukman.

Sebagai masyarakat Serambi Mekah Lukman, mengecam keras tindakan dan keputusan kemenag terkait SE tersebut, kemudian mendesak kepala Kanwil Kemenag Aceh agar segera mencopot dukungan atas kebijakan Menag.Ia juga meminta Presiden Mahasiswa UIN Ar-Arraniry dan seluruh jajaran untuk tidak diam dan menyuarakan protes terhadap kebijakan SE Menag tersebut.

“Saya juga mengajak kepada seluruh aktivis mahasiswa yang ada di Aceh terutama UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mari kita bersuara jangan bungkam untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani kita,”pungkasnya.(NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.