Jurnalis: Wiwin Hendra

NusantaraBersatuNews.Com, Sibolangit Sumut – Desa Buah Nabar adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sibolangit, Sumatera Utara dan ditinggali oleh 60 KK atau sekitar 301 Jiwa. Desa tersebut jauh dari kota dan masyarakat umumnya berprofesi sebagai petani dengan ekonomi masyarakat yang juga belum sepenuhnya sejahtera. Desa ini memiliki 66 jiwa yang beragama muslim sehingga mereka menjadi muslim minoritas.

Ditengah pemukiman yang minoritas ini ada sosok Da’iah yang sangat berjasa besar dalam peradaban islam untuk Membimbing anak-anak desa belajar mengaji.Sosok Astika Ramadhani adalah sosok Da’iah yang selama ini menjemput serta mengantar adik-adik untuk mengaji di mushala Al-fatih, dimana mushala ini adalah satu-satunya tempat ibadah umat muslim yang ada di Desa Buah Nabar.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menghantarkan langsung sepeda motor tersebut dengan menggunakan armada khusus, karena akses yang cukup bahaya jika di lalui dengan kendaraan biasa,

“Kami datang menggunakan Mobil 4×4 membawa 1 sepeda motor untuk Da’iah pelosok negeri yang konsisten mengajarkan syari’at islam di Tengah-tengah masyarakat muslim yang minoritas, hal ini adalah program dari lembaga kita untuk mensejahterakan kehidupan Da’i/Da’iah yang terjun langsung di tengah masyarakat pelosok”. Ungkap Ilham selaku tim program ACT.

“Saya senang sekali, di hadiahkan Kereta ini, Mudah-mudahan lebih banyak lagi santri yang bisa saya jemput menggunakan kreta wakaf ACT ini. ” Tika Da’iah pelosok.

Sebelumnya Tika hanya menggunakan sepeda motor milik ayah, yang selalu mogok ketika terkena banjir, dan tidak bisa di pakai malam hari karena tidak adanya lampu kendaraan sepeda motor tersebut.

Ketua STM(serikat tolong menolong) Bapak rustam sembiring Desa Buah Nabar mengungkapkan kebahagiaan nya kepada tim ACT atas apresiasi nya kepada Da’iah yang telah di berikan sebuah sepeda motor.

“Semoga lebih banyak lagi program yang bisa di angkat serta di implementasi di desa kami ini, saya pribadi berharap adanya Da’i yang dapat membatu pemahaman kami tentang Islam, terkhusus untuk bina mualaf di Desa Buah Nabar ini”.ujar Rustam.(NB)

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.