Jurnalis: NS.

NusantaraBersatuNews.Com, Aceh Timur –Dinas Syariat Islam Aceh Timur menggelar pelatihan peningkatan kualitas sebanyak 500 Imum Masjid dalam Kabupaten Aceh Timur selama dua hari, yang dimulai sejak Selasa 15 s/d16 Maret 2022.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Timur, Syawaluddin,S.H,M.H dalam laporannya menjelaskan, dalam kegiatan pelatihaan peningkatan kapasitas Imum Mesjid pelaksanaan Syari’at Islam Tahun 2022, akan dilaksanakan selama V Angkatan, yaitu, angkatan pertama tanggal 15-16 Maret 2022, angkatan II tanggal 17-18 Maret 2022, angkatan III tanggal 21-22 Maret 2022, angkatan IV tanggal 23-24 Maret 2022 dan angkatan V tanggal 28 -29 Maret 2022, Selasa (15/3/2022)

“Pelaksanaan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Imum Masjid dalam Kabupaten Aceh Timur didasarkan pada beberapa peraturan perundang-undangan.

Salah satu tujuan pelatihan ini yaitu, meningkatkan wawasan dan pemahanan Imum Masjid dalam mengembangkan dan memajukan fungsi Masjid secara profesional,” tutur Syawaluddin pada acara yang dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr. EMK. Alidar, S.Ag, M.Hum.

Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Aiyub, S.KM, M.Si, meminta kepada para Imum Masjid tetap bersinergi dalam menjaga Aqidah masyarakat hal itu disampaikan dalam pelatihan yang digelar untuk para Imum Mesjid di Aula Dinas Syariat Islam

,“Harapan Pemerintah Aceh Timur melalui pelatihan ini para Imum dapat bersinergi dalam menjaga aqidah masyarakat dan dapat memberikan informasi-informasi kepada masyarakat tentang berbagai kebijakan dan program-program pemerintah dilaksanakan yang sudah dan sedang dilaksanakan atau dijalankan,” ujar Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Aceh Timur Aiyub S.KM,M.SI.

Ia menambahkan, “pendidikan dan pembinaan masyarakat, baik melalui pengajian, ceramah-ceramah agama merupakan aksi penting untuk peningkatan wawasan keagamaan bagi masyarakat dan sebagai pemersatu umat, serta menjadi benteng akidah umat”.

“Menjadi rujukan dalam masalah keislaman dan membangun solidaritas umat, sehingga terciptalah Aceh Timur bereh khususnya dan lahir masyarakat yang baldatun da thaibatun warabbun ghafur.

Pelaksanaan Syariat Islam merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Aceh Timur terutama dalam bidang keagamaan. Pelatihan ini penting dan merupakan tuntutan agama,” pungkas Aiyub.(NB).

Share

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.