Polres Langsa Ungkap Jaringan Penjual Tulang Gajah.

Nusantara BersatuNews.Com, Kota Langsa Aceh – Satreskrim Polres Langsa berhasil mengungkap kasus jaringan tindak pidana memperniagakan, kulit dan tulang satwa gajah yang dilindungi UUD berdasarkan
Laporan Polisi Nomor : LP.A/102/VI/2022/SATRESKRIM/POLRES LANGSA/POLDA ACEH, Tanggal 10 Juni 2022

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, Melalui Kasat Reskrim Iptu Imam Aziz Rachman , STK, SIK, Mengatakan kepada wartawan Selasa ( 21/06/22) kedua Tersangka kita ringkus Di Jln. Medan – Banda Aceh Gp. Birem Rayeuk Kec. Birem Bayeun Kab. Aceh Timur.

Adapun Indetitas dari kedua tersangka berinisial MA umur: 37 tahun Pekerjaan Wiraswasta Alamat: Gp. Alue Tho Kec. Peureulak Timur Kab. Aceh Timur / Lr. Utama Gp. PB. Seuleumak Kec. Langsa Baro – Kota Langsa

Tersangka kedua berinisial ZU Umur 41 tahun Pekerjaan Wiraswasta Alamat: Jl. Sudirman Lr. Buntu Lk. II Gp. Matang Seulimeng Kec. Langsa Barat Kota Langsa peran dari kedua pelaku membawa Tulang Gajah yang sudah mati

Selanjutnya barang bukti yang diamankan dari tersangka MA antara lain : 2 (dua) buah karung besar berisi tulang gajah mati dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Scoopy warna Biru Nopol BL 5416 DAN, dan dari tersangka ZU diamankan barang bukti berupa 3 (tiga) buah karung besar berisi tulang gajah mati dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Vario Techno warna merah, Nopol BL 3673 FAF. Dan dari keterangan kedua tersangka menerangkan bahwa tulang gajah yang sudah mati tersebut di peroleh dari sdr. AM (Panggilan) yang beralamat di Kec. Peureulak Kab. Aceh Timur, selanjutnya tulang gajah yang sudah mati tersebut hendak dijual melalui sdr. AD (Panggilan) seharga Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu Rupiah) perkilonya, dan jika berhasil menjual semua tulang gajah yang dibawa tersebut nantinya tersangka MA dan tersangka ZU akan mendapatkan uang sebesar Rp. 7.000.000,- (tujuh juta Rupiah) dibagi dua untuk kedua tersangka tersebut, namun untuk tulang gajah yang sudah mati tersebut belum sempat terjual dikarenakan kedua tersangka terlebih dahulu diamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Langsa,

Kemudian terhadap kedua pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Disamping itu Kasat juga menjelaskan modus dari kedua tsk MA dan ZU hendak menjual tulang gajah yang sudah mati tersebut dikarenakan dijanjikan memperoleh keuntungan dari hasil penjualan tulang gajah yang sudah mati tersebut.

” Untuk kedua tersangka akan dijerat dengan PASAL dapat disangkakan telah melakukan Tindak Pidana Memperniagakan, Menyimpan , Memiliki Kulit , Tubuh Atau Bagian Bagian Lain Satwa Yang Dilindungi / Barang Barang Yang Dibuat Dari Bagian Bagian Tersebut Atau Mengeluarkanya Dari Suatu Tempat Indonesia Ke Tempat Lain Didalam Atau Di Luar Indonesia , sebagaimana dimaksud Pasal 21 ayat (2) huruf “d” Jo Pasal 40 ayat 2 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konsevasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekositemnya.

Ancaman hukumannya Paling Lama 5 (lima) Tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,- (seratus juta Rupiah)”, Tutup Kasat Reskrim Polres Langsa.(AWR)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *