NusantaraBersatuNews.Com,Kota Langsa –
Penyalahgunaan narkoba sangatlah berbahaya dan mengakibatkan dampak negatif baik fisik, psikologis maupun tatanan sosial di semua lapisan masyarakat, narkoba tidak mengenal usia dan status sosial masyarakat, demikian disampaikan kepala BNN ( Badan Narkotika Nasional ) kota langsa, AKBP. H. Basri, SH., MH., dalam paparannya di hadapan 420 Siswa – Siswi SMK Negeri 2 Langsa pada kegiatan MPLS ( Masa pengenalan lingkungan sekolah ) sekolah tersebut, Jum’at (22/07/2022).

Basri, menambahkan bahwa informasi dan edukasi tentang penyalahgunaan Narkoba pada kegiatan MPLS sangatlah penting, Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan peran serta siswa dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) untuk mewujudkan lingkungan pendidikan Bersih Narkoba (Bersinar),
Siswa harus di tuntun menjadi penggiat anti narkoba baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Lanjut Basri, Ketergantungan narkoba disebabkan gangguan pada otak yang menimbulkan perubahan perilaku, pikiran dan perasaan.
Oleh sebab itu mari bentengi diri dengan agama mendekatkan diri kepada Allah Swt akan menjauhkan seseorang dari perbuatan terlarang dan merugikan diri sendiri atau orang lain.

Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa menyimpan, menanam, membantu menyimpan, dititip, tidak melapor, menyembunyikan merupakan hal – hal yang dapat membuat seseorang terjerat Undang – Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tutup Basri.

kepala BNN kota langsa, AKBP. H. Basri, SH., MH., Bersama Kepala Sekolah SMK N 2 Langsa Juari, ST, M.Pd Foto Bersama Dengan Anggota BNN Kota Langsa dan Para Siswa

Pada kesempatan itu juga Kepala SMK Negeri 2 Langsa, Juari, ST., S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan
Terimakasih dan sebuah kehormatan bagi kami sekolah SMKN 2 Langsa, karena sosialisasi bahaya narkoba pada kegiatan MPLS di isi langsung oleh kepala BNN Kota Langsa.
Sekolah kami akan terus melanjutkan kerjasama dengan BNN Kota Langsa untuk mewujudkan lingkungan sekolah Bersinar ( Bersih Narkoba ).
Pendampingan dan arahan – arahan pelaksanaan P4GN dari BNN sangat
Kami harapkan, termasuk kelanjutan pembinaan Penggiat anti narkoba di lingkungan sekolah, tutup Juari.

MPLS SMKN 2 Langsa di ikuti oleh 420 siswa baru tahun ajaran 2022 – 2023 dari 6 bidang kompetensi yaitu
Teknik otomotif, tekni sipil, teknik informatika, teknik elektronika
teknik listrik dan teknik permesinan.
Kepanitian kegiatan tersebut sebagai penanggung jawab kepala sekolah dan melibatkan para Dewan guru di bantu siswa – siswi Osis sebagai pembelajaran kepemimpinan.
Wartawan Wiwin Hendra

Share

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.