Ini Ancaman Hukum Pidana atas Pencatutan Nama Seseorang Tanpa Izin dan Ancaman Hukum Pidana atas Penghilangan BB

NusantaraBersatuNews.Com,Aceh Selatan –

Seiring mencuatnya berita pencatutan nams sejumlah wartawan, Asmar Endi oleh Media Orbiturnews-site. Bisa diduga atau bisa juga dipastikan pelaku adalah redaksi media terbitan Padang, Sumatera Barat itu sendiri.

Terkaiit hal itu, Koordinator Forum Peduli Aceh Selatan (For-PAS) Teuku Sukandi memaparkan ancaman hukum pidana atas pencatutan nama seseorang tanpa izin dan ancaman hukum pidana atas penghilngan barang bukti (BB).

“Karena pelaku sangat berani menghilangkan barang bukti (BB) berupa menghapus berita sekaligus meretas blok atau website yang telah mencatut nama Asmar Endi, sehingga tidak dapat di akses lagi di google pencarian,” ungkapnya kepada wartawan di Tapaktuan, Selasa (26/7/2022).

Ia juga menyebut, pelaku (Media Orbiturnews.news) telah dijadikan Terlapor oleh korban, Asmar Endi sebagai Pelapor di Reskrim Polres Aceh Selatan beberapa hari lalu.

Oleh karena itu atas perbuatan pelaku atau terlapor yang telah melakukan pencatutan nama orang lain itu dapat di ancam Pidana 4 Tahun Penjara (KUHP Pasal 378 Ayat (1).

“Sementara untuk penghilangan Barang Bukti berdasarkan KUHP Pasal 221 Ayat (1) Terancam 9 Bulan Penjara. Maka pada pelaku yang Terlapor ini kiranya polisi akan mengambil tindakan tegas dan serta secara profesional,” jelasnya.

Dikarenakan lanjutnya, hukum itu sifatnya adalah Edukatif (Mendidik) aalam pemahaman positif mendidik pelaku kejahatan untuk menimbulkan efek jera sehingga tidak terjadi pengulangan pelanggaran hukum Pidana yang sama di kemudian hari.

Demikian juga pelaksanaan hukum Itu mendidik orang lain atau orang banyak supaya tidak melakukan hal yang sama karena perlakuan hukum itu sifatnya universal tidak boleh diskriminatif.

“Karena Polisi itu adalah pelindung, pengayom, pelayanan dan penegak hukum masyarakat tentu kita mesti percaya Polisi akan segera mengungkap kejahatan Kamtibmas yang meresahkan masyarakat banyak ini,” harapnya.

Karena menurutnya, jika saja Polisi tidak ada segera lakukan tindakan tegas pada pelaku pencatutan nama ini bisa jadi esok atau lusa nama Kapolres atau Kapolda yang di catutnya.

“Maka itu saya berharap kepada Polisi agar segera melakukan tindakan preventif,” pungkasnya.

Tim Red NBN.C

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *