DAERAH  

Bola Kain Sarung Telah di Buka Menyambut 17 Agustus di Kecamatan Bandar

NusantaraBersatuNews.Com, Bener Meriah – Dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945 selalu diwarnai dengan perayaan di seluruh daerah di Indonesia. Berbagai persiapan pun dilakukan menjelang 17 Agustus, mulai dari menghiasi lingkungan dengan berbagai atribut, memasang bendera dan umbul – umbul di depan rumah, perkantoran dan sekolah, hingga mempersiapkan berbagai lomba untuk memeriahkan hari kemerdekaan di seluruh pelosok Indonesia.

Salah satunya pertandingan sepak bola (pakai sarung) yang digelar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Jum’at (05/8/2022) siang.

Bertempat di lapangan Bola kaki Kute Teras Petukel Blang Jorong, Kecamatan Bandar, pertandingan digelar sejak siang hingga sore dengan melibatkan 35 tim. Mereka merupakan perwakilan setiap Kampung yang ada di Kecamatan Bandar.

Panitia Acara, Mustar SP mengatakan, setiap tim terdiri dari 11 orang. Pemain mulai dari anak-anak dan orang tua. “Setiap pemain wajib mengenakan sarung,” kata Mustar.

Pihak panitia menurut Mustar SP, juga sudah menyiapkan sejumlah hadiah menarik kepada tim juara pertandingan sepak bola memakai sarung. “Pertandingan Kampung ini sebagai momentum agar masyarakat lebih aktif dan giat berolahraga serta turut menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan,” ujarnya.

Di samping itu Camat Bandar Iwan Pasha S.STP M.Si, mengatakan Alhamdulillah telah kami buka acara untuk 17 Agustus. “Alhamdulillah, kegiatan ini kita buka untuk masyarakat,” kata Iwan.

Lanjut Iwan, “adapun rangkaian yang di gelar, sepak bola kain sarung, tarik tambang, dan panjat pinang di hari 17, untuk kain sarung kita mulai dari hari ini hingga 17 nanti, kami himbau kepada masyarakat Kecamatan Bandar, agar antusias untuk mengikuti acara yang di gelar oleh Kecamatan”, lanjut Iwan.

Di akhir Katanya, “kepada para panitia agar melaksanakan tugas dengan baik, dan semoga acara ini tertib, aman, dan lancar”, tutupnya.

Pantauan media di lokasi pertandingan sepak bola ini mendapat perhatian warga, bukan saja anak-anak melainkan juga kaum ibu. Warga tak tahan menahan tawa karena beberapa pemain yang mengenakan sarung sering terjatuh saat akan menggiring atau menendang bola ke arah gawang lawan. (Samsul Bahri)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *