NusantaraBersatuNews.Com, Banyuman – Aksi seorang anak menganiaya ayahnya hingga meninggal dunia membuat  geger warga Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah.

Pelaku berinisial DT dan kini sudah diamankan pihak berwajib.

DT membacok ayahnya menggunakan sabit yang sebelumnya juga digunakan untuk memanen padi di sawah.

Korban ditemukan oleh tetangganya dalam keadaan bersimbah darah di lantai ruang tengah rumahnya.

Kemudian tetangga membawa korban ke klinik terdekat dan rumah sakit di Kecamatan Sidareja.

Namun nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Usut punya usut ternyata DT pelaku pembacokan ayahnya tersebut mengalami gangguan jiwa.

Hal ini disampaikan Anto, Ketua RT setempat, sekaligus tetangga korban.

Anto menyebut bahwa DT sudah lama mengidap gangguan jiwa.

Bahkan saat ini DT masih melakukan pengobatan jiwa di RSUD Banyumas.

“Sudah lama alami gangguan jiwa, dia juga masih berobat jalan.”

“Kalau gangguan jiwanya sudah lama, lebih dari 5 tahun,” kata Anto kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/9/2022).

Walaupun pelaku mengalami gangguan jiwa, Anto menyebut bahwa sebelumnya pelaku sama sekali tidak pernah berbuat hal yang aneh-aneh.

DT masih melakukan aktivitas normal layaknya aktivitas warga pada umumnya seperti bertani.

Hal senada juga disampaikan oleh Rasimin, Kepala Desa Gandrungmanis.

Rasimin mengatakan bahwa dia juga mengetahui bahwasanya DT memiliki gangguan jiwa.

“Dari dulu memang sudah mengalami gangguan jiwa, tapi tidak separah ini.”

“Kemarin-kemarin ayahnya (korban) juga sempat ke RSUD Banyumas untuk ambil obat,” kata Rasimin kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/9/2022).

Rasimin menduga bahwa saat insiden itu berlangsung, gangguan kejiwaan DT kambuh sehingga emosinya tidak terkontrol.

Lebih lanjut Rasimin menjelaskan mengenai kondisi pelaku setelah dibawa ke Polsek Gandrungmangu.

Rasimin menuturkan bahwa ketika dimintai keterangan pihak kepolisian, DT dalam keadaan sadar.

DT juga mengatakan bahwa dirinya menyesal telah melakukan aksi itu kepada ayahnya.

“Anaknya sih sadar.”

“Dia bilangnya juga menyesal, tapi sepenglihatan saya dia itu bengong, pandangan juga kosong,” tuturnya.

Sumber : TribunNews.Com

Share

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.