NusantaraBersatuNews.Com, Kota Langsa Aceh- Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Langsa menyelenggarakan kegiatan Workshop Penggiat P4GN ( Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ) Lingkungan Pendidikan. Kegiatan tersebut di buka langsung oleh Plt. Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Werdha Susetyo, SE., diikuti 30 peserta unsur PEMA dan DEMA dari 5 Perguruan tinggi yang ada di Kota Langsa nya’ni Universitas Samudra, IAIN Langsa, LP3I Langsa, Poltekkes Kemenkes Aceh Kampus Langsa dan Stikes Cut Nyak Dhien Langsa. Workshop berlangsung di Aula Vitra Tirta, Rabu (21/09/2022).

Plt. Kepala BNN Kota Langsa AKBP Werdha Susetyo, SE., dalam sambutan dan paparannya menyampaikan bahwa
Indonesia Darurat Narkoba, oleh sebab itu Kegiatan Workshop Penggiat P4GN di lingkungan pendidikan untuk menciptakan Lingkungan kampus Bersinar ( Bersih dari Narkoba ), para penggiat P4GN harus tanggap terhadap Acaman bahaya Narkoba di lingkungannya terutama lingkungan Kampus di tempat para penggiat meniti ilmunya.

Lanjut Werdha, para penggiat P4GN harus paham bahwa “Penggiat tersebut adalah Insan atau pribadi yang aktif berperan sebagai relawan dalam kegiatan P4GN”.

Pada tahun 2025 indonesia diprediksi akan menjadi negara yang produktif dengan lahirnya generasi emas, namun semua itu tidak akan terwujud bilamana masalah narkotika yang rata-rata sasarannya adalah generasi muda tidak bisa diselesaikan.
masalah narkotika menjadi perhatian yang sangat serius, sebab pelanggaran hukum di indonesia peringkat pertama diduduki oleh kejahatan narkotika. Pembangunan negara ini tidak akan berhasil manakala masalah narkotika tidak bisa diselesaikan, maka belajarlah dari sejarah, hancurnya generasi penerus bangsa disebabkan karena narkoba. Lakukan kebaikan segera, bersama perangi narkoba dan segera gelorakan ” War On Drugs”, Imbuhnya

Perkembangan teknologi informasi di era globalisasi membuka peluang untuk menciptakan celah bagi pelaku kejahatan untuk memproduksi dan mengedarkan narkoba lebih mudah, murah dan tidak terdeteksi, Ada Tiga macam cara mengedarkan narkoba di internet diantaranya Surface Web Market yaitu Peredaran narkoba yang dilakukan melalui media sosial dan website, Deep Web Market yaitu peredaran narkoba yang dilakukan melalui jaringan internet tersembunyi yang sangat sulit di lacak dan Cryptomarket yaitu transaksi menggunakan crypto-currency melalui internet, tidak mudah dilacak dan identitasnya tersembunyi, tegasnya.

Menyikapi permasalahan tersebut Plt. Kepala BNN Kota Langsa Mengajak kepada seluruh generasi muda sebagai penggiat P4GN di lingkungan Kampus dan generasi muda wilayah Kota Langsa bersama kita lawan narkoba supaya tidak menimbulkan kerugian yang sangat besar terutama dari segi kesehatan, sosial, ekonomi dan keamanan serta berdampak pada hilangnya satu generasi ( Lost generation ) di masa depan yang akan melemah kan ketahanan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia, mari Jalankan Amanah Undang – Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Intruksi Presiden No.2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Tutup Werdha.

Sementara itu Sub. Koordinator Sie P2M BNN Kota Langsa, Cut Maria, S.Sos., selaku ketua panitia menyampaikan bahwa para peserta akan menjadi penggiat p4gn di lingkungan kampusnya. Para peserta untuk bisa dan mampu mengajak rekan – rekan mahasiswa lain untuk bisa berkontribusi menciptakan lingkungan kampus tanggap terhadap ancaman bahaya narkoba dan begitu juga lingkungan masyarakat luas, partisipasi semua komponen masyarakat dalam pelaksanaan P4GN menciptakan lingkungan bersinar ( Bersih dari Narkoba ). Mahasiswa paling rawan terhadap penyalahgunaan Narkoba, maka oleh sebab itu “Adek – adek mahasiswa yang menjadi peserta sebagai perpanjangan tangan BNN di kampus dalam menciptakan lingkungan kampus Bersinar ( Bersih dari Narkoba )” tegas Cut Maria.

Untuk itu kami dari BNN Kota Langsa sudah menghadirkan 4 Narasumber yang berkompeten dengan tema paparannya, sehingga kegiatan workshop ini bukan sekedar Out put akan tetapi Outcome lah yang kami harapkan, Imbuhnya.

Para Narasumber yang isi acara tersebut yaitu Plt. Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Werdha Susetyo, SE dengan tema : ” Pembinaan masyarakat melalui kota tanggap bahaya narkoba di lingkungan Kampus”; Rektor Unsam yang diwakili oleh Kabag TU, Abdul Hamid, ST., MT dengan tema : “Wujudkan kampus tanggap ancaman bahaya narkoba melalui upaya edukasi, perlindungan dan pemberantasan narkoba”; Kasat Narkoba, Iptu Sandi syahputra, SH.,dengan tema : “Penegakan hukum permasalahan Narkoba di lingkungan kampus”; dan Wadir Pelayanan RSU Langsa, dr. Indriani Eka Putri, dengan tema : ” Pengetahuam dasar adiksi”.
( JP ).

Share

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.