Panen Raya, Petani dan Pedagang di Aceh Malah Buang Hasil Panen Tomatnya

Tomat yang dibuang ke bak sampah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Panen yang melimpah membuat tomat tidak terserap pasar sehingga harga anjlok.

NusantaraBersatuNews.Com, BANDA ACEH – Para petani di Aceh membuang sebagian tomat hasil panen ke tempat penampungan sampah. Pasalnya, harga tomat di tingkat petani di daerah Gayo, Kabupaten Bener Meriah, dan Aceh Tengah, Aceh, anjlok memasuki musim panen raya. Hasil panen raya diketahui mencapai 200 ton lebih.

Ketua Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah Sabardi mengungkapkan, panen serentak membuat stok tomat membludak pada musim panen raya saat ini. Sementara para pedagang pun tidak mampu menampung semua hasil panen.

“Kami para pedagang bingung mau jual ke mana. Banyak tomat membusuk di gudang,” kata Sabardi

Ia menyebutkan, harga tomat di tingkat petani kini Rp 1.000-Rp 1.500 per kilogram (kg). Padahal, bulan lalu masih di harga Rp 2.500-Rp 4.000 per kg.

“Permintaan tidak naik, sementara panen terus bertambah. Tomat tidak bisa disimpan terlalu lama, tiga hari sudah busuk, terpaksa kami buang ke tempat sampah,” ujarnya.

Bukan hanya kali ini, tahun lalu petani membiarkan tomat membusuk di batang dan pedagang membuang tomat lantaran tidak diserap pasar. Kondisi ini berpotensi terus berulang jika tidak ada solusi dari para pihak.

Sumber : Kompas.id

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *