BPBD Aceh Tamiang buka jalan sementara di titik longsor

NusantaraBersatuNews.Com, Kuala Simpang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang terpaksa membuka jalan sementara untuk bisa dilalui kendaraan didekat titik longsor di Kampung Serba, Kecamatan Bandar Pusaka.

“Untuk saat ini jalan lintas Serba yang sempat tertimbun tanah longsor sudah bisa dilalui kendaraan melalui akses jalan sementara sebelum dilakukan pembersihan total,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Tamiang Iman Suhery di Karang Baru, Aceh Tamiang, Sabtu.

Dia menyebut proses pembuatan akses jalan sementara memakan waktu hampir dua jam menggunakan alat berat (beko) sejak Jumat malam pukul 23.00 WIB-Sabtu dini hari pukul 00.50 WIB.

Menurutnya titik longsor di persimpangan Kampung Serba dan Sunting tersebut menghubungkan Kecamatan Bandar Pusaka dan kecamatan lainnya di wilayah hulu Aceh Tamiang. Diperkirakan lereng bukit Serba longsor akibat dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Belakangan ini suluruh wilayah Aceh Tamiang tengah dilanda cuaca ekstrem setiap malam turun hujan dari intensitas sedang hingga tinggi/deras.

“BPBD bersama Camat Bandar Pusaka sudah membuka akses sementara untuk masyarakat yang akan keluar masuk dari Bandar Pusaka. Pagi ini tanah akan dibersihkan menggunakan alat berat,” ujarnya.

Camat Bandar Pusaka Cakra Agie memastikan saat ini masyarakat sudah bisa lewat jalan sementara yang dibuat oleh BPBD.

Cakra menyatakan kondisi longsor yang terjadi pada hari Jumat sekira pukul 19.30 WIB tersebut cukup parah hingga menutup semua badan jalan. Material tanah longsor juga menyeret pepohonan hutan gegas tumbang ke jalan, sehingga harus dibersihkan mengunakan chainsaw.

“Kondisinya parah, BPBD harus buka jalan tengah di titik longsor menggunakan beko agar bisa dilintasi warga . Dari Sabtu dini hari tadi kendaraan sudah bisa melintas,” ungkapnya.

Pihaknya sangat terbantu setelah dikerahkan petugas BPBD ke lokasi bencana. Tim BPBD yang dipimpin langsung oleh Kalaksa Iman Suhery ini juga dinilai sangat tanggap dalam menghadapi bencana. Tanpa pikir panjang malam itu juga BPBD mencari beko di lokasi terdekat.

“Setahu kami BPBD pinjam alat berat milik kontraktor yang sedang bangun proyek jembatan di wilayah tersebut. Karena kalau datangkan alat berat dari pusat kabupaten ke Serba sangat jauh. BPBD hanya bayar minyak beko untuk buat jalan dan pembersihan longsor hingga siang ini akan dilakukan,” sebut Cakra Agie.

Sumber : ANTARA ACEH

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *