MISKAT DALAM KEPEDULIAN KORBAN TRAGEDI KANJURUHAN

Foto : Tampak Miskat, SH., MH. selaku Wakil Ketua DPRD Kab. Malang, ikut serta mengantarkan jenazah salah satu korban tragedi kanjuruhan. (John)

MALANGKAB, nusantarabersatunews.com – Wakil rakyat yang merakyat, siapa lagi kalau bukan Miskat, SH., MH.. Pejabat satu ini, masyarakat Kabupaten Malang yang tidak kenal. Selain ramah dan santun, juga peduli terhadap olahraga, khususnya sepak bola.

Tragedi kerusuhan Kanjuruhan pasca pertandingan Arema FC versus Persebaya, Sabtu malam (1/10’22), benar-benar meninggalkan duka dunia persepakbolaan, terutama bagi keluarga korban. Hal ini karena kerusuhan tersebut mengakibatkan korban yang jumlahnya ratusan orang.

Miskat, SH., MH. yang sebentar lagi akan meraih gelar doktor, adalah selaku Wakil Ketua DPRD Kab. Malang, sangat peduli terhadap para korban. Terbukti, Sabtu malamnya kejadian kerusuhan, Minggu pagi sudah melakukan pendataan dan mengunjungi para korban tragedi kanjuruhan.

Saat ditemui nusantarabersatunews.com di sela-sela kesibukannya, Miskat mengatakan, “Bahwa tragedi kerusuhan kanjuruhan semestinya tidak perlu terjadi, namun apa dikata hal tersebut sudah terjadi, memakan korban para suporter aremania-aremanita dan juga aparat,” katanya.

“Kami selaku wakil rakyat yang sudah dipercaya oleh masyarakat, tentunya akan mengawal, memantau, dan menyikapi setiap perkembangan kasus tragedi kerusuhan Kanjuruhan. Karena musibah ini sekupnya internasional, dan sudah barang tentu pemerintah yang berwenang serta bertanggung jawab,” ungkap Miskat.

Bantuan, santunan, dan layanan pembiayaan kesehatan bagi para korban menjadi tanggungan pemerintah. Termasuk layanan ambulance pengantaran jenazah bagi korban yang meninggal. Kebijakan ini berlaku rumah sakit dan ambulance pemerintah. Khusus ambulance swasta yang sudah ditunjuk oleh pihak pelaksana layanan kesehatan, jelas Miskat praktisi partai Golkar.

Begitu juga perlu dibangun sebuah monumen di sekitaran patung kepala singa, dan atau patung tersebut dibongkar. Adapun nama-nama korban tragedi kanjuruhan yang meninggal perlu ditulis pada monumen tutupnya.

Dalam kunjungannya Miskat didampingi istrinya Wina Nurnama, S.Sos, M.Si., yang juga selaku Kepala Desa Wonoayu, Kec. Wajak, Kab. Malang. Tampak ikut merasakan kesedihan atas kedukaan orang tua yang kehilangan anaknya. Tidak hanya itu, Miskat juga ikut mengantar jenazah sampai di pemakaman.

Seorang tokoh yang perlu dicontoh akan keramahan, kesantunan, dan bersosial masyarakatnya. Salam Satu Jiwa ! (John)

Foto : Miskat didampingi istri Wina Nurnama, pada saat mengunjungi salah satu keluarga korban tragedi Kanjuruhan.
Foto : Miskat beserta istri saat diterima oleh masyarakat, ketika mau mengunjungi kelurga korban.
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *