Banjir Melanda Aceh Tamiang Harga BBM Mencekik di Seruway Capai Rp20.000/ Liter

Poto : llustrasi Google/ Dok : Google/Afrizal.

ACEH TAMIANG, ACEH | NUSANTARABERSATUNEWS.COM – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran jenis Pertalite melonjak naik Rp15.000 hingga Rp20.000/ liter pasca banjir melanda di Kabupaten Aceh Tamiang dalam 3 hari ini.

Lonjakan harga BBM ini terjadi di wilayah Kecamatan Seruway.

Seorang pengendara sepeda motor, Apit akrab disapa Om Roy, mengeluh dengan kenaikan harga BBM Pertalite tersebut.

“Dua hari lalu, saya beli Minyak Pertalite, di Kampung Gedung, harga Pertalite 20.000, saya minta kurang, jawabannya, harganya emang sudah segitu, enggak bisa kurang lagi, kalau enggak mau beli ya sudah, kata si penjual BBM galon mini itu,” Ucap Om Roy, di Posko pengungsian korban banjir, di Kampung Pekan Seruway, Minggu, (6/11/2022), tadi pagi.

Menurutnya, harga BBM Pertalite dijual dengan harga begitu tinggi sudah tidak sewajarnya lagi, soalnya, dari 100% masyarakat di wilayah kecamatan ini, 40% dalam keadaan terkena musibah bencana banjir.

“Ini sudah tidak wajar lagi, Inilah namanya, dalam kesempitan, ambil kesempatan,” ujarnya.

Selain itu, seorang pedagang lontong pagi yang menyambi jualan BBM Pertalite di Kampung Muka Sei Kuruk, Dusun Arung Gajah, di Kecamatan itu, juga menjual BBM jenis Pertalite dengan harga Rp20.000/ liternya.

Dengan alasan, pengambilan BBM Pertalite tersebut kepada agen dengan harga Rp16.000 rupiah/ liternya.

“Saya beli BBM Pertalite ini melalui agen 16.000 rupiah, jadi saya jual 20.000 rupiah,” kata si penjual lontong akrab disapa Encu tersebut, Minggu, (6/11/2022).

“Soalnya, beli minyak Pertalite ini jauh di Seranjaya sana,” ujarnya.

“Kalau mau beli, beli,bkalau enggak mau beli iya sudah, emang harganya segitu,” Imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Kenangkung, masih di kawasan Kampung Muka Sei Kuruk, hanya beda Dusun, mengatakan harga BBM di Dusun Kenangkung berkisar Rp15.000 ribu rupiah/liternya.

“Kalau di Dusun ini, harga minyak Pertalite Rp15.000/ liternya, cuma 3000 rupiah naik/liternya, biasanya BBM eceran di Kampung – kampung kan Rp12.000,”kata Kadus Kenangkung, akrab disapa Benjer. [Afrizal]

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *