New York dan Virginia Legalkan Ganja Bagi Orang Dewasa untuk Kesenangan

New York dan Virginia mengambil langkah untuk melegalkan ganja. Dok : Reuters

NEW YORK, AMERIKA | NUSANTARABERSATUNEWS.COM – Gubernur New York Andrew Cuomo pada Selasa (30/3/2021) lalu,

telah menandatangani undang-undang

untuk melegalkan penggunaan ganja bagi orang dewasa.

Hal tersebut telah menjadikan New York sebagai negara bagian ke-15 di Amerika Serikat yang mengizinkan penggunaan ganja

untuk kesenangan.

Cuomo mengatakan,

RUU yang disetujui oleh Majelis negara

juga akan menghapus catatan bersih bagi banyak orang yang sebelumnya dituduh melakukan kejahatan ganja.

“RUU tersebut secara otomatis menghapus hukuman ganja sebelumnya yang sekarang akan legal,” tulis Cuomo di Twitter, dikutip dari laman Reuters.

“Ini adalah hari bersejarah,”ucapnya.

Sebelumnya,

Gubernur Virginia Ralph Northam mengusulkan untuk menaikkan legalisasi kepemilikan ganja sederhana hingga Juli dari pada menunggu hingga 2024.

Northam mengatakan,

perbedaan rasial dalam penuntutan kejahatan terkait ganja mendorongnya untuk mempercepat jadwal.

Dia mengutip sebuah laporan oleh Komisi Pemeriksaan dan Peninjauan Legislatif Gabungan yang menemukan

bahwa penduduk kulit hitam lebih dari tiga kali mungkin ditangkap karena memiliki sejumlah kecil obat.

“Persemakmuran kami berkomitmen untuk melegalkan ganja dengan cara yang adil,” kata Northam, dalam sebuah pernyataan.

NORML,

sebuah kelompok pro-ganja sebelumnya menyambut baik berita dari negara bagian New York.

Dia mengatakan,

bahwa puluhan ribu warga New York ditangkap setiap tahun karena pelanggaran ganja kecil-kecilan, dan sebagian besar adalah pemuda, miskin, dan orang kulit berwarna.

“Legalisasi ganja adalah keharusan terhadap keadilan rasial dan pidana, dan pemungutan suara hari ini merupakan langkah kritis menuju sistem yang lebih adil dan lebih adil,” kata Jaksa Agung New York Letitia James dalam sebuah pernyataan.

Situs web resmi Negara Bagian New York baru-baru ini memproyeksikan bahwa,

pajak dari program ganja bagi orang dewasa akan terkumpul $350 juta dollar AS (sekitar Rp5,09 triliun) setiap tahun.

Selain itu, menurut situs program itu juga memperkirakan dapat menciptakan 30.000 hingga 60.000 pekerjaan baru di seluruh Negara Bagian.

Penerjemah: Afrizal
Sumber: Reuters

Share
Editor: Apriansyah