Pemkab Aceh Tamiang Gelar Gerakan Pasar Murah

Poto : Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang Drh. Asma'i berfoto bersama warga yang membeli pangan di Gerakan Pasar Murah. Dok : humas Aceh Tamiang.

ACEH TAMIANG, ACEH | NUSANTARABERSATUNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan menggelar Gerakan Pasar Murah di Lapangan Istana Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Setempat, Selasa (22/11/2022).

Gerakan pasar murah ini, merupakan kerjasama antara Dinas Pangan Aceh dengan Perum Bulog Divisi Regional Langsa.

Bertujuan guna menstabilkan pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.

Ada empat komoditas bahan pangan yang disediakan pada gelaran Pasar Murah itu, antaranya beras kemasan 5 kg, gula pasir, minyak goreng dan telur ayam.

“Beras sebesar 3,2 ton berbentuk 640 goni ukuran 5 kg, gula konsumsi 740 kg dalam ukuran 2 kg, minyak goreng 1,6 ton dalam bentuk 800 kantong ukuran 2 kg dan telur ayam 600 papan”, kata Kabid Distribusi.

Kepala Bidang Distribusi Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan, drh. Sri Dwi Yulida pada dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi dengan kondisi inflasi, kenaikan harga BBM dan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang sehingga menyebabkan terhambatnya distribusi dan harga pangan.

Membacakan sambutan Bupati Aceh Tamiang, Kepala Dinas Pangan, Perikanan dan Kelautan, drh. Asma’i mengatakan Gerakan Pasar Murah ini dilaksanakan di 9 Kabupaten di Aceh.

Salah satunya berada di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dijelaskannya, peningkatan harga komoditas pangan sangat mempengaruhi ketersediaan pangan pokok dan strategis.

Namun begitu, tetap harus dipenuhi agar masyarakat dapat hidup sehat aktif dan produktif.

Beliau berharap, di tahun yang akan datang gelaran Gerakan Pasar Murah tidak hanya berada di satu titik saja, mengingat di Bumi Muda Sedia memiliki 12 kecamatan.

“Tahun depan diharapkan dapat dilaksanakan di beberapa titik lokasi dengan jenis komoditas dan jumlah yang lebih banyak lagi”, harapnya.

Agar tidak terjadi aksi borong, petugas membagikan kupon ke warga yang kemudian akan ditukarkan saat membeli.

Sementara itu, warga antusias dan mengaku sangat terbantu adanya pasar murah tersebut, terlebih kebutuhan pokok saat ini di pasaan mengalami kenaikan.

Adapun rincian harganya, beras ukuran 5 kg dihargai Rp. 40 ribu, minyak goreng 2 kg dihargai Rp. 35 ribu, telur satu papan dihargai Rp. 41 ribu dan gula 2 kg dihargai Rp. 21 ribu.[Afrizal]

Share